Ditemukan di Bawah Ekor Pesawat, Jenazah Korban Keempat Kecelakaan Bulusaraung Diserahkan ke Tim DVI
Jenazah korban keempat kecelakaan pesawat IAT PK-THT tiba di Posko DVI Makassar untuk proses identifikasi. Korban ditemukan di dalam jurang 300 meter di bawah ekor pesawat.
MAKASSAR – Jenazah korban keempat dari kecelakaan pesawat ATR 42-500 registrasi PK-THT milik Indonesia Air Transport (IAT) telah tiba di Posko DVI (Disaster Victim Identification) Biddokes Polda Sulsel di Jalan Kumala, Makassar, pada Kamis (22/1/2026) malam. Jenazah tiba sekitar pukul 22.45 WITA dalam keadaan terbungkus kantong mayat putih.
Direktur Operasi Basarnas RI Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo yang hadir di lokasi menyatakan telah menyerahkan jenazah tersebut kepada tim DVI untuk proses identifikasi. “Jenazah ini yang (korban) keempat saya serahkan kepada Kabiddokkes (Kombes Pol Muhammad Haris). Tentang siapa ini (identitas), itu kewenangan Biddokkes,” ujarnya.
Bramantyo menjelaskan bahwa jenazah ini ditemukan oleh tim SAR gabungan di dalam jurang dengan kedalaman 300 meter dari puncak, tepat di bawah ekor pesawat yang tersangkut di pohon. “Di bawah plane tail. Ekornya pesawat,” jelasnya.
“Malam ini satu (jenazah diserahkan ke DVI), mudah-mudahan besok siang kita tambah lima lagi. Hari ini (ditemukan) enam,” tambah Bramantyo mengenai progres pencarian.
Update Kondisi Korban
Hingga saat ini, empat jenazah telah diserahkan ke tim DVI. Rinciannya:
-
Dua jenazah utuh telah diambil keluarga setelah teridentifikasi.
-
Satu berupa body part (potongan tubuh).
-
Satu jenazah (korban keempat) yang baru tiba – diduga dalam kondisi utuh, masih menunggu konfirmasi tim DVI.
“Utuh yang diserahkan ke keluarga. Terus yang kemarin body part (potongan tubuh), sama ini (korban keempat), insyaallah utuh. Nanti yang memberikan keterangan Biddokkes,” papar Bramantyo.
Pesawat yang membawa 10 orang (7 awak dan 3 penumpang) tersebut hilang kontak pada Sabtu (17/1/2026) siang dan diketahui menabrak Gunung Bulusaraung di perbatasan Kabupaten Maros-Pangkep. Proses evakuasi dan identifikasi masih terus berlanjut di tengah medan yang berat.(*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.


