TIMES Makassar/Pembalap tim Red Bull KTM, Miguel Oliveira melahap trek basah Sirkuit Mandalika, saat lomba seri kedua MotoGP di Mandalika, Lombok, NTB, Minggu (20/3/2022). (FOTO: Tria Adha/TIMES Indonesia)

Pembalap tim Red Bull KTM, Miguel Oliveira menyebutkan dua hal kunci yang membawanya memenangi balapan seri kedua MotoGP di Sirkuit Mandalika, Lombok, NTB, Minggu (20/3/2 ...

TIMES Makassar,Minggu 20 Maret 2022, 21:32 WIB
941.9K

LOMBOK TENGAHPembalap tim Red Bull KTM, Miguel Oliveira menyebutkan dua hal kunci yang membawanya memenangi balapan seri kedua MotoGP di Sirkuit Mandalika, Lombok, NTB, Minggu (20/3/2022).

Menurutnya, start di posisi ketujuh dan berada dibelakang pembalap Ducati Jack Miller memberinya kunci kemenangan di Moto GP Mandalika.

“Berada di belakang beberapa pengendara membantu,” jelas Oliveira usai balapan seperti dikutip dari the-race.com

“Di belakang Jack, saya bisa melihat waktu putaran dan membangun referensi, terutama untuk titik pengereman, dan terutama setelah itu saya bisa melihat waktu putaran saya dan saya membangun celah. Saya hanya mencoba mempertahankannya tanpa mengambil banyak risiko dan membuat kesalahan," ucapnya.

article

Pembalap asal Portugal ini menambahkan, tanpa start yang bagus hasil akhir jelas akan berbeda.

“Saya pikir tanpa start yang bagus ini, balapan bisa jadi sedikit berbeda bagi saya. Saya benar-benar tidak bisa melihat di belakang pengendara lain dengan semprotan dan banyak hujan di visor – itu pasti sulit untuk lebih tepatnya. Juga sulit untuk menilai level grip, dan saya pikir pada akhir balapan saya bisa melihat seberapa banyak yang bisa saya dorong.”

Setelah mengawali balapan dengan bagus, Oliveira masih memiliki banyak pekerjaan yang harus dilakukan, ia melewati Miller dan harus berhadapan dengan juara dunia Fabio Quartararo yang memburunya di lap-lap penutup.

“Mengendarai 20 lap dalam hujan dalam latihan sangat berbeda dari balapan,” tambahnya. “Anda dapat mengubah titik pengereman, melebar, mendinginkan ban, menjelajah sedikit – dan di sini saya harus mengaturnya. Saya membuat awal yang baik mengikuti Jack sedikit, dan saya bisa mengerti sedikit lebih. Kemudian itu hanya membangun celah untuk sisa balapan."

“Jika balapan tujuh putaran lagi, saya tidak tahu apa yang akan terjadi karena Fabio datang dengan cukup kuat, tapi saya senang bisa kembali ke podium dengan kemenangan.”

Kemenangan itu menandai kebangkitan bagi Oliveira dan KTM. Namun Oliveira merasa terlalu dini untuk bicara juara dunia.

“Saya pikir masih terlalu dini untuk mengatakannya karena kami hanya memiliki dua balapan,” tambah Oliveira. “Tentu saja, kami ingin menjaga perasaan kuat ini untuk balapan ke depan, karena kami tidak hanya ingin tampil tiga atau empat kali setahun dan menjadi rata-rata – kami ingin berada di atas lebih sering.

“Kami sadar kami harus bekerja sangat keras, itu adalah cara normal dalam kategori ini karena semua orang sangat dekat dalam kategori ini. Kami fokus pertama-tama untuk menjadi cepat dan menghasilkan penampilan yang bagus di balapan,” ucap Miguel Oliveira yang kini mengemas 25 poin. Sebagai informasi, seri ketiga MotoGP akan digelar di Argentina 4 April 2022. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:
|
Editor:Wahyu Nurdiyanto

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Makassar, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.