https://makassar.times.co.id/
Olahraga

Jepang U23 Bungkam China 4-0, Kukuhkan Dominasi Asia

Minggu, 25 Januari 2026 - 07:48
Jepang juara Piala Asia U-23 2026, Bungkam China 4-0 Jepang menjadi jawara Asia U-23 usai menundukkan China 4-0 dalam laga final yang digelar di Prince Abdullah Al Faisal Sports City Stadium, Jeddah.

TIMES MAKASSAR, JAKARTA – Dominasi Jepang di level usia muda Asia kembali menemukan panggungnya. Tim nasional U23 Jepang tampil nyaris tanpa cela saat melumat China dengan skor telak 4-0 pada partai final AFC U23 Asian Cup Saudi Arabia 2026 di Prince Abdullah Al Faisal Sports City Stadium, Sabtu (24/1/2026) waktu setempat atau Minggu dini hari. Kemenangan ini bukan sekadar gelar, melainkan penegasan era.

Dua gol Kosei Ogura, ditambah masing-masing satu gol dari Yuto Ozeki dan Ryunosuke Sato, memastikan Jepang menjadi tim pertama yang sukses mempertahankan gelar sekaligus meraih trofi ketiga sepanjang sejarah turnamen. Sebuah pencapaian yang menempatkan Jepang sebagai tolok ukur baru pembinaan sepak bola usia muda di Asia.

Tekanan Sejak Awal, Gol Datang Cepat

Sejak kick-off usai seremoni penutupan, Jepang langsung menguasai ritme. Intensitas tinggi memaksa kiper China PR, Li Hao, bekerja keras sejak menit-menit awal. Tekanan itu berbuah pada menit ke-12 ketika Ozeki memanfaatkan cutback Shusuke Furuya. Sepakan kerasnya yang sempat membentur bek lawan membuat Li Hao tak berdaya—kebobolan pertamanya sepanjang turnamen.

Delapan menit berselang, kelengahan lini belakang China kembali dihukum. Umpan silang Ryunosuke Sato gagal diantisipasi dengan baik, bola liar jatuh ke kaki Ogura yang tanpa ragu menuntaskannya ke sudut gawang. Skor 2-0 membuat Jepang semakin leluasa mengendalikan permainan.

Penalti Sato, Jepang Tak Terbendung

Memasuki babak kedua, Jepang tidak menurunkan tempo. China PR yang mencoba keluar menyerang justru terjebak. Handball Liu Haofan di kotak terlarang menghadiahkan penalti yang dieksekusi sempurna oleh Sato, menambah keunggulan menjadi 3-0.

China PR sebenarnya sempat memberi perlawanan melalui Bao Shengxin dan Hu Hetao. Bahkan, gol Xiang Yuwang pada menit ke-68 harus dianulir karena offside. Namun, saat fokus mereka terpecah, Jepang kembali menghukum. Pada menit ke-76, Ogura mencetak gol keduanya setelah memanfaatkan bola muntah hasil percobaan Furuya, menutup laga dengan skor mencolok 4-0.

Sato, Motor Kemenangan Jepang

Kejayaan Jepang makin lengkap, nama Ryunosuke Sato dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Turnamen (MVP). Gelandang 20 tahun milik FC Tokyo itu tampil konsisten di enam laga, mencetak empat gol dan dua assist—kontribusi yang tak tergantikan dalam perjalanan Jepang menuju podium tertinggi.

“Sasaran kami sejak awal adalah juara. Mencapai itu adalah kebahagiaan besar bagi saya dan tim,” ujar Sato seusai menerima penghargaan. Ia menambahkan, selebrasi di ruang ganti menjadi momen emosional yang menegaskan kuatnya ikatan tim.

Standar Baru Sepak Bola Asia

Bagi China PR, kekalahan ini menyisakan pahit setelah perjalanan impresif hingga final. Namun, bagi Jepang, hasil ini adalah validasi dari sistem pembinaan yang terstruktur dan berkelanjutan. Tiga gelar dan dua di antaranya diraih secara beruntun menjadi sinyal kuat bahwa Jepang bukan hanya unggul hari ini, tetapi juga siap mendominasi masa depan sepak bola Asia. (*)

Pewarta : Antara
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Makassar just now

Welcome to TIMES Makassar

TIMES Makassar is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.