Pendidikan

Versi Kemendikbud, IPB Peringkat Satu Perguruan Tinggi Terbaik di Indonesia

Selasa, 18 Agustus 2020 - 10:52
74.67k
Versi Kemendikbud, IPB Peringkat Satu Perguruan Tinggi Terbaik di Indonesia Kampus IPB. (FOTO: Fajar)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Berdasarkan klusterisasi Perguruan Tinggi yang ditetapkan Kemendikbud RI tahun 2020, IPB University berada pada urutan pertama.

Setelah IPB, Universitas Indonesia yang menduduki peringkat kedua, Universitas Gadjah Mada (UGM) di peringkat tiga, Universitas Airlangga (Unair) di peringkat empat, dan Institut Teknologi Bandung (ITB) di peringkat lima.

Dalam hal itu, Rektor IPB University Prof Arif Satria mengatakan, prestasi tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh warga IPB University dan stakeholder terkait.

“Ini adalah hasil kerja keras kita semua. Saya mengapresiasi seluruh civitas akademika, tenaga kependidikan, dan alumni yang terus kompak dan bersungguh-sungguh dalam memajukan IPB University," katanya, Selasa (18/8/2020).

Klusterisasi perguruan tinggi ini, kata Prof Arif, adalah untuk merumuskan penciri kualitas perguruan tinggi yang telah terdokumentasi di Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PD Dikti). Termasuk sebagai upaya telaah klusterisasi berdasarkan penciri tertentu untuk kepentingan pembinaan perguruan tinggi.

Hasilnya kemudian digunakan untuk membangun landasan bagi Kemendikbud dan perguruan tinggi melakukan perbaikan terus-menerus dalam rangka meningkatkan performa dan kesehatan organisasi.

Seperti yang dikutip dari Kompas.com, Indikator Klusterisasi Perguruan Tinggi tahun 2020 dibagi menjadi empat yaitu Input, Proses, Output dan Outcome.

Indikator input meliputi persentase dosen berpendidikan doktor (S3), persentase dosen dengan jabatan Lektor Kepala dan Guru Besar, rasio jumlah mahasiswa terhadap dosen, jumlah mahasiswa asing dan jumlah dosen bekerja sebagai praktisi di industri.

Dari indikator proses, terdiri dari akreditasi institusi Badan Akreditasi Nasional-Pendidikan Tinggi (BAN-PT), akreditasi program studi BAN-PT, pembelajaran daring, kerja sama perguruan tinggi, kelengkapan laporan PD Dikti, jumlah program studi bekerja sama dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI), lembaga swadaya masyarakat (LSM) atau QS Top 100 World Class University (WCU) by subject, program studi yang melaksanakan program merdeka belajar dan mahasiswa yang mengikuti Program Merdeka Belajar.

Sementara itu, indikator output terdiri dari jumlah artikel ilmiah terindeks per dosen, kinerja penelitian, kinerja kemahasiswaan dan jumlah program studi yang terakreditasi internasional.

Adapun dari sisi outcome, indikator yang dinilai berupa kinerja inovasi, persentase lulusan yang memperoleh pekerjaan dalam waktu enam bulan, jumlah sitasi per dosen, jumlah paten per dosen dan kinerja pengabdian masyarakat. (*)

Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Makassar just now

Welcome to TIMES Makassar

TIMES Makassar is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.